Kamis, 23 Februari 2012

0 Past Prologue

          Tidak berbeda dengan novel yang keluar sebelumnya, dengan basis pertemanan dan percintaan yang aku anggap sebuah hal yang biasa, tetapi pada novel kali ini basisnya berbeda,bukan berbeda tapi menceritakan tentang kehidupan seseorang mahsiswa biasa yang tunduk tentang cinta terhadap ibu.
Dia adalah El, sesorang pria dengan tinggi 176 cm dan mempunyai berat badan 68. Tidak seimbang sih tapi posturnya cukup terjaga dengan wajahnya yang bisa dikatakan diatas standar pria sebaya El. Menempuh semester 5 jurusan ilmu keolahragaan fakultas ilmu keolahragaan di universitas yang cukup terkenal di kota malang.
            Memang keyakinannya atau entah bagaimana El berfikir bahwa hidupnya lebih cenderung ke perihal kesenian daripada olahraga yang digelutinya dalam kuliahnya saat ini,  agak aneh juga ketika teman sebayanya lebih memilih mengikuti kegiatan di luar jam kuliahnya dengan mengikuti ekstra kurikuler olahraga, dia tidak. Dia memilih berkutat dengan fikirannya untuk mengeluarkan sebuah imajinasi kedalam lukisan atau gerak dan suaranya kedalam sebuah nyanyian akustik, selain itu El juga aktif dalam berteater, dimana dia bisa berpura pura dengan topengnya yang dia kenakan saat ini.
             Pendiam dan tidak banyak bicara jika sedang kuliah, lebih memilih melihat kebawah ketanah dan entah apa yang El lihat dan diteliti. Seseorang yang berbeda jika dengan dunianya yang berbeda juga ketika fikirannya menemukan teman yang menurutnya seperti dia dalam kepura puraan semata. UKM Teater Hampa Indonesia yang dia pusatkan saat ini dalam berkreasi dan berkesenian.
              Lulusan sekolah menengah negeri jurusan IPA dengan Grade lulus yang cukup memuaskan dengan memperoleh penghargaan 3 teratas dalam sekolahnya dan bahkan sekabupaten dengan nilai NEM  9,85. Tidak berbeda jauh dengan saat kuliahnya sekarang El juga pendiam saat sekolah dan lebih asik dengan dunianya sendiri saat dirumah dan menciptakan lukisan lukisan suryalis dengan warna monoton tapi tertata rapi. Bahkan karyanya juga telah sering dipamerkan dalam ajang pameran karya tingkat kabupaten.
              Berfikir dengan menggunakan logika dan menganalisis jawaban jawaban yang dia peroleh dan menyambungkannya seperti bermain puzzle ketika dia tersenyum tipis dan mendapatkan jawaban yang dia hipotesiskan sebelumnya. Kata katanya ringan saat sindiran halus namun mengena ketika salah satu temannya menyangkal bahwa dia tidak bersalah.
              Seseorang yang menggilai novel detektif dan sangat menyukai tokoh dalam Death Note yang bernama L. Pendiam eksentrik tetapi sangat pintar dalam memecahkan kasus yang bisa dikatakan dia mati duluan ketika jawaban yang dia ketahui berada jauh dalam waktu kedepan. Sering memecahkan sebuah masalah tanpa berbicara dan Cuma mengeluarkan satu buah kata kunci saja untuk mengunci seseorang itu adalah yang bersalah adalah kesukaannya, tersenyum sinis ketika kemenangan sudah didepan mata.
               Dia tidak sadar bahwa kemampuan inilah yang akan membawanya dalam pesona sebuah wanita yang dia inginkan dari dulu, mencari dan terus mencari wanita dalam suatu kehidupannya yang sebenarnya singkat untuk diceritakan. Bahkan dia sudah terlebih tau ketika wanita yang mendekatinya mempunyai maksud tersembunyi dan dia tidak suka mengatakan bahwa jika apa yang kamu inginkan nanti sudah tercapai janganlah kamu mencariku lagi hanya untuk sebuah alasan bahwa kamu mencintaiku dengan hatimu bukan fikiranmu. Inilah jawaban apa yang kamu inginkan dan sudah tercapai, aku tidak ingin ikut campur dan aku fikir misiku telah selesai denganmu. Maaf kita menjadi seseorang yang dahulu pertama kali ketemu.
              Culas dan sadis mungkin adalah sifatnya yang tidak disukai wanita, misterius dengan tatapan mata tajam membuat dia tidak bisa menghindari kejaran wanita yang ingin membuka pintu dengan bertanya siapakah dia. Maaf itu bukan sifatnya yang dengan enaknya membuka pintu untuk orang lain yang baru dia kenal. Baginya sebuah maksud tersembunyi adalah yang harus dia hindari ketika fikirannya sudah teracuni untuk memberi pelajaran kepada setiap wanita yang ingin mendekatinya dan dengan berbisik dia dan berkata kepada wanita itu untuk menjauhinya “jangan denganku ketika fikiranmu yang bermain dan bukan hatimu, daripada seribu duri menancap pada kulit ari hatimu!”.
              Lelah dengan semua hal semu yang dia dapatkan, dan tidak menemukan wanita yang bisa mengunci hati, tatapan, serta fikirannya yang selalu berkecamuk untuk ingin mengetahui jawaban dari sebuah pertanyaan yang muncul dalam benaknya. Dia lelah fikiran, fisik, serta lelah dalam mencari siapa dan siapa yang hanya mengenalnya dengan berbeda dan tidak mempunyai setitik maksud tersembunyi yang ingin mereka capai dengan berpacaran dengannya.

0 komentar:

Posting Komentar

Kamis, 23 Februari 2012

Past Prologue

          Tidak berbeda dengan novel yang keluar sebelumnya, dengan basis pertemanan dan percintaan yang aku anggap sebuah hal yang biasa, tetapi pada novel kali ini basisnya berbeda,bukan berbeda tapi menceritakan tentang kehidupan seseorang mahsiswa biasa yang tunduk tentang cinta terhadap ibu.
Dia adalah El, sesorang pria dengan tinggi 176 cm dan mempunyai berat badan 68. Tidak seimbang sih tapi posturnya cukup terjaga dengan wajahnya yang bisa dikatakan diatas standar pria sebaya El. Menempuh semester 5 jurusan ilmu keolahragaan fakultas ilmu keolahragaan di universitas yang cukup terkenal di kota malang.
            Memang keyakinannya atau entah bagaimana El berfikir bahwa hidupnya lebih cenderung ke perihal kesenian daripada olahraga yang digelutinya dalam kuliahnya saat ini,  agak aneh juga ketika teman sebayanya lebih memilih mengikuti kegiatan di luar jam kuliahnya dengan mengikuti ekstra kurikuler olahraga, dia tidak. Dia memilih berkutat dengan fikirannya untuk mengeluarkan sebuah imajinasi kedalam lukisan atau gerak dan suaranya kedalam sebuah nyanyian akustik, selain itu El juga aktif dalam berteater, dimana dia bisa berpura pura dengan topengnya yang dia kenakan saat ini.
             Pendiam dan tidak banyak bicara jika sedang kuliah, lebih memilih melihat kebawah ketanah dan entah apa yang El lihat dan diteliti. Seseorang yang berbeda jika dengan dunianya yang berbeda juga ketika fikirannya menemukan teman yang menurutnya seperti dia dalam kepura puraan semata. UKM Teater Hampa Indonesia yang dia pusatkan saat ini dalam berkreasi dan berkesenian.
              Lulusan sekolah menengah negeri jurusan IPA dengan Grade lulus yang cukup memuaskan dengan memperoleh penghargaan 3 teratas dalam sekolahnya dan bahkan sekabupaten dengan nilai NEM  9,85. Tidak berbeda jauh dengan saat kuliahnya sekarang El juga pendiam saat sekolah dan lebih asik dengan dunianya sendiri saat dirumah dan menciptakan lukisan lukisan suryalis dengan warna monoton tapi tertata rapi. Bahkan karyanya juga telah sering dipamerkan dalam ajang pameran karya tingkat kabupaten.
              Berfikir dengan menggunakan logika dan menganalisis jawaban jawaban yang dia peroleh dan menyambungkannya seperti bermain puzzle ketika dia tersenyum tipis dan mendapatkan jawaban yang dia hipotesiskan sebelumnya. Kata katanya ringan saat sindiran halus namun mengena ketika salah satu temannya menyangkal bahwa dia tidak bersalah.
              Seseorang yang menggilai novel detektif dan sangat menyukai tokoh dalam Death Note yang bernama L. Pendiam eksentrik tetapi sangat pintar dalam memecahkan kasus yang bisa dikatakan dia mati duluan ketika jawaban yang dia ketahui berada jauh dalam waktu kedepan. Sering memecahkan sebuah masalah tanpa berbicara dan Cuma mengeluarkan satu buah kata kunci saja untuk mengunci seseorang itu adalah yang bersalah adalah kesukaannya, tersenyum sinis ketika kemenangan sudah didepan mata.
               Dia tidak sadar bahwa kemampuan inilah yang akan membawanya dalam pesona sebuah wanita yang dia inginkan dari dulu, mencari dan terus mencari wanita dalam suatu kehidupannya yang sebenarnya singkat untuk diceritakan. Bahkan dia sudah terlebih tau ketika wanita yang mendekatinya mempunyai maksud tersembunyi dan dia tidak suka mengatakan bahwa jika apa yang kamu inginkan nanti sudah tercapai janganlah kamu mencariku lagi hanya untuk sebuah alasan bahwa kamu mencintaiku dengan hatimu bukan fikiranmu. Inilah jawaban apa yang kamu inginkan dan sudah tercapai, aku tidak ingin ikut campur dan aku fikir misiku telah selesai denganmu. Maaf kita menjadi seseorang yang dahulu pertama kali ketemu.
              Culas dan sadis mungkin adalah sifatnya yang tidak disukai wanita, misterius dengan tatapan mata tajam membuat dia tidak bisa menghindari kejaran wanita yang ingin membuka pintu dengan bertanya siapakah dia. Maaf itu bukan sifatnya yang dengan enaknya membuka pintu untuk orang lain yang baru dia kenal. Baginya sebuah maksud tersembunyi adalah yang harus dia hindari ketika fikirannya sudah teracuni untuk memberi pelajaran kepada setiap wanita yang ingin mendekatinya dan dengan berbisik dia dan berkata kepada wanita itu untuk menjauhinya “jangan denganku ketika fikiranmu yang bermain dan bukan hatimu, daripada seribu duri menancap pada kulit ari hatimu!”.
              Lelah dengan semua hal semu yang dia dapatkan, dan tidak menemukan wanita yang bisa mengunci hati, tatapan, serta fikirannya yang selalu berkecamuk untuk ingin mengetahui jawaban dari sebuah pertanyaan yang muncul dalam benaknya. Dia lelah fikiran, fisik, serta lelah dalam mencari siapa dan siapa yang hanya mengenalnya dengan berbeda dan tidak mempunyai setitik maksud tersembunyi yang ingin mereka capai dengan berpacaran dengannya.

..::Artikel Menarik Lainnya::..

0 komentar:

Posting Komentar

Silahkan menuliskan komentar anda pada opsi Google/Blogger untuk anda yang memiliki akun Google/Blogger.

Silahkan pilih account yang sesuai dengan blog/website anda (LiveJournal, WordPress, TypePad, AIM).

Pada opsi OpenID silahkan masukkan URL blog/website anda pada kotak yang tersedia.

Atau anda bisa memilih opsi Nama/URL, lalu tulis nama anda dan URL blog/website anda pada kotak yang tersedia.

Jika anda tidak punya blog/website, kolom URL boleh dikosongi atau dapat juga diganti dengan email anda.

Gunakan opsi 'Anonim' jika anda tidak ingin mempublikasikan data anda. (sangat tidak disarankan). Jika komentar anda berupa pertanyaan, maka jika anda menggunakan opsi ini tidak akan ditanggapi.

Terima kasih, komentar anda sangat berarti untuk Ceritaku di Dalam Ceritamu
:a: :b: :c: :d: :e: :f: :g:
:h: :i: :j: :k: :l: :m: :n: